ADACIREBON – Sihir Shin Tae-yong, pelatih Persija, seolah terasa di Jakarta International Stadium (JIS). Rivalitas di lapangan berlangsung panas, tetapi Jakmania dan Bonek membuktikan sepak bola Indonesia juga bisa menjadi ruang persaudaraan.

Ribuan suporter Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya menyaksikan laga big match, Sabtu (7/11/2026), dengan suasana tertib, aman, dan damai hingga pertandingan berakhir.

Jakmania sebagai tuan rumah menyambut sekitar 2.000 Bonek yang datang ke Jakarta untuk mendukung tim kebanggaannya. Pertemuan kedua kelompok suporter itu berlangsung tanpa kericuhan.

Pesan Shin Tae-yong untuk Jakmania dan Bonek

Sebelum pertandingan, pelatih Persija Shin Tae-yong menitipkan pesan khusus kepada Jakmania dan Bonek.

“Suporter harus saling menghormati, menjaga sportivitas, serta mempertahankan persahabatan yang telah terbangun dalam sepak bola Indonesia,” tuturnya.

Shin pernah dibuat kagum dengan keharmonisan hubungan Jakmania dan suporter PSIM Yogyakarta. Ia juga pernah mengungkapkan kekecewaannya setelah terjadi kericuhan antarsuporter dalam pertandingan Persita kontra Persija pada 17 Oktober 2026.

Pengalaman tersebut membuat Shin semakin menaruh perhatian terhadap perilaku suporter di kompetisi sepak bola Indonesia. Ia mengaku bangga melihat antusiasme dan semangat suporter Indonesia dalam mendukung klub kesayangannya.

“Tindakan kekerasan tidak boleh menjadi bagian dari budaya mendukung sebuah tim,” tutur mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Shin meminta pihak berwenang dan kepolisian memberikan sanksi tegas terhadap pelaku kekerasan di stadion. Menurutnya, stadion seharusnya menjadi tempat yang aman bagi semua orang untuk mendukung timnya.

“Saya berharap, Jakmania, Bonek, dan seluruh kelompok suporter di Indonesia dapat menunjukkan kecintaan terhadap klub bisa berjalan beriringan dengan rasa saling menghormati,” tuturnya.

Persija Menang 1-0, Suporter Tetap Bersaudara

Persija mengamankan tiga poin setelah mengalahkan Persebaya dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan Macan Kemayoran dicetak Ivan Mamut.

Di tengah ketatnya persaingan di lapangan, Jakmania dan Bonek tetap memberikan dukungan kepada klub masing-masing. Suasana tertib bertahan hingga kedua kelompok suporter meninggalkan kawasan JIS tanpa bentrokan.

Witan Sulaeman Berharap Persahabatan Terus Terjaga

Menjelang laga, gelandang Persija Witan Sulaeman meyakini Jakmania akan menyambut Bonek dengan baik. Ia mengingatkan bahwa Jakmania juga pernah mendapat sambutan baik dari Bonek saat bertandang ke Surabaya pada ajang Piala Presiden.

“Persahabatan harus terus dijaga agar sepak bola Indonesia semakin berkembang dan memiliki atmosfer pertandingan yang sehat,” tuturnya.

Persija membawa pulang tiga poin dari laga di JIS. Di tribun, Jakmania dan Bonek menunjukkan bahwa persahabatan bisa tetap terjaga di tengah rivalitas.*