ADACIREBON – Persija Jakarta bergerak cepat melupakan hasil minor di pekan sebelumnya dan beralih fokus penuh menyongsong laga krusial dalam lanjutan Super League 2026/2027.

Macan Kemayoran dijadwalkan menjamu tim kuat Persebaya Surabaya pada laga big match yang siap menyedot perhatian publik sepak bola nasional.

Sebelumnya, langkah Persija sempat tersandung usai menelan kekalahan pahit 1-2 dari Dewa United pada pertandingan yang berlangsung Sabtu (31/10/2026) di Banten International Stadium (BIS).

Kendati menelan kekalahan, skuad Macan Kemayoran untuk sementara masih bertengger di posisi puncak klasemen.

Namun, kekalahan tersebut menuntut Persija untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh demi menjaga posisi di puncak dari kejaran para rival.

Arahan Shin Tae-yong Jelang Laga Panas Kontra Bajul Ijo

Pelatih kepala Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menegaskan pentingnya respons cepat dan mentalitas kuat dari anak asuhnya menjelang duel sengit melawan Bajul Ijo.

Menurut pelatih asal Korea Selatan tersebut, laga melawan tim sekelas Persebaya membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi serta disiplin taktik sepanjang pertandingan.

Shin Tae-yong meminta seluruh anggota skuad untuk menjadikan kekalahan dari Dewa United sebagai pelajaran berharga dan tidak berlarut-larut dalam kekecewaan.

Evaluasi mendalam di setiap lini menjadi fokus utama dalam masa persiapan seminggu ke depan.

“Pertandingan melawan Persebaya selalu berjalan sengit dan berintensitas tinggi. Kami harus membenahi kesalahan dari laga sebelumnya, meningkatkan kedisiplinan di lini pertahanan, dan tampil jauh lebih efektif dalam memanfaatkan setiap peluang,” tegas Shin Tae-yong mengenai persiapan timnya.

Misi Wajib Menang di JIS Demi Jaga Tahta Klasemen

Laga panas antara Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya dijadwalkan bakal digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu malam, 7 November 2026, dengan waktu kick-off pukul 19.00 WIB.

Kemenangan atas Persebaya menjadi target mutlak bagi Macan Kemayoran.

Hasil tiga poin sangat strategis untuk memperlebar jarak poin dari kejaran tim-tim papan atas lainnya, seperti Dewa United yang terus mengancam serta rival abadi Persib Bandung yang menempel ketat dan berambisi mengkudeta Persija dari takhta puncak klasemen.

Dengan dukungan penuh puluhan ribu The Jakmania di JIS, Persija bertekad menjadikan laga big match ini sebagai momentum kebangkitan sekaligus membuktikan kapasitas mereka sebagai calon kuat juara Super League musim ini.*