ADACIREBON – Vietnam mencatat investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) terdaftar sebesar USD50,36 miliar sepanjang Januari–September 2026.
Nilai tersebut meningkat 76,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari total itu, USD29,24 miliar merupakan modal terdaftar untuk proyek investasi baru.
Singapura menjadi sumber modal proyek baru terbesar dengan kontribusi USD9,26 miliar atau sekitar 31,7 persen dari total investasi baru yang terdaftar.
Singapura Pimpin Investasi Baru di Vietnam
Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, investor dari 79 negara dan wilayah memperoleh izin proyek baru di Vietnam.
Singapura berada di posisi pertama, disusul Korea Selatan. Sementara itu, Luksemburg dan Hong Kong juga mencatatkan kontribusi besar sebelum China dan Jepang.
Berikut daftar penyumbang modal proyek baru terbesar:
- Singapura: USD9,26 miliar.
- Korea Selatan: USD5,70 miliar.
- Luksemburg: USD4,99 miliar.
- Hong Kong: USD3,01 miliar.
- China: USD2,27 miliar.
- Jepang: USD1,56 miliar.
- Belanda: USD438,5 juta.
Peringkat tersebut mengacu pada modal proyek baru yang terdaftar, bukan keseluruhan investasi asing maupun realisasi pencairan modal.
Vietnam Terbitkan Izin untuk 3.108 Proyek Baru
Pertumbuhan investasi Vietnam juga tercermin dari penerbitan izin bagi 3.108 proyek baru sepanjang Januari–September 2026.
Jumlah proyek tersebut meningkat 6,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun modal terdaftarnya mencapai USD29,24 miliar, sekitar 2,4 kali lipat dari periode pembanding.
Selain investasi baru, sebanyak 948 proyek yang sudah berjalan mencatat tambahan modal sebesar USD14,15 miliar.
Investor asing juga melakukan 2.335 transaksi kontribusi modal dan pembelian saham dengan nilai USD6,97 miliar.
Manufaktur dan Pengolahan Serap Modal Terbesar
Industri manufaktur dan pengolahan menjadi sektor penerima modal proyek baru terbesar di Vietnam.
Sektor tersebut menarik USD13,38 miliar atau sekitar 45,8 persen dari total modal investasi baru. Transportasi dan pergudangan berada di urutan berikutnya dengan nilai USD5,14 miliar atau sekitar 17,6 persen.
Jika memperhitungkan modal baru dan tambahan modal proyek yang sudah berjalan, manufaktur dan pengolahan menyerap USD21,82 miliar.
Angka tersebut menunjukkan besarnya peran sektor produksi dalam menarik komitmen investasi asing ke Vietnam.
Realisasi Investasi Asing Vietnam Mencapai USD21,07 Miliar
Berdasarkan data National Statistics Office yang diberitakan portal Pemerintah Vietnam, realisasi pencairan FDI sepanjang Januari–September 2026 diperkirakan mencapai USD21,07 miliar.
Nilai tersebut meningkat 12,1 persen secara tahunan dan menjadi realisasi tertinggi untuk periode sembilan bulan dalam lima tahun terakhir.
Modal terdaftar dan realisasi investasi perlu dibedakan. Modal terdaftar mencerminkan komitmen investasi, sedangkan realisasi menunjukkan dana yang telah dicairkan untuk pelaksanaan proyek.***









Tulis komentar Anda…Beri Komentar