ADACIREBON – Jelang big match atau laga sengit pekan kesembilan Super League 2026/2027 melawan Persebaya Surabaya, gelandang serang Persija Jakarta, Witan Sulaeman, menegaskan kesiapannya.

Skuad Macan Kemayoran focus untuk bisa mengamankan poin penuh setelah di dua laga sebelumnya gagal meraih kemenangan.

Pertandingan diprediksi berlangsung panas di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (7/11/2026) pukul 19.00 WIB.

Menghadapi rival klasik di hadapan pendukung sendiri, Witan membeberkan, seluruh pemain berada dalam kondisi mental yang sangat siap meskipun harus dihadapkan pada jadwal kompetisi yang relatif padat.

Evaluasi Laga Lalu dan Pemanfaatan Status Tuan Rumah

Hasil imbang pada laga sebelumnya melawan PSMS Medan menjadi momentum penting bagi Persija untuk membenahi celah permainan.

Bermain di kandang sendiri memberikan suntikan motivasi tambahan bagi anak-asuh Persija untuk mempersembahkan kemenangan manis bagi ribuan The Jakmania yang dipastikan memadati stadion.

Witan menjelaskan, pemulihan kondisi fisik (recovery) dan pemantapan taktik menjadi fokus utama jajaran pelatih dalam waktu yang relatif singkat ini.

“Persiapan tim berjalan sangat baik. Semua pemain juga memiliki motivasi tinggi untuk menghadapi pertandingan besok, terlebih karena kami bermain di kandang sendiri,” tuturnya.

“Jadi, semoga kami bisa menampilkan permainan terbaik dan meraih kemenangan,” kata Witan dalam konferensi pers pralaga di Jakarta.

Menjaga Motivasi di Tengah Padatnya Jadwal Competisi

Pemain berusia 25 tahun itu menyoroti pentingnya profesionalisme serta pola pikir positif di tengah rapatnya kalender pertandingan.

Evaluasi terhadap kekurangan di laga-laga sebelumnya menjadi fondasi agar performa tim tidak mengendur.

Witan menilai adaptasi cepat dan pemeliharaan fokus di level tertinggi adalah kunci utama jika ingin mengamankan hasil maksimal secara konsisten.

“Sebagai pemain, tentunya kami harus selalu mengevaluasi diri, termasuk melihat bagaimana penampilan kami saat menghadapi PSMS. Kami juga harus menjaga motivasi tim agar selalu berada di level tertinggi,” ujar Witan menambahkan.

“Apalagi, jeda antarpertandingan tidak terlalu panjang. Jadi, kami harus selalu berpikir positif dan mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan berikutnya,” sambungnya.

Cermati Kinerja Sendiri, Ogah Pusingkan Tim Lawan

Mengenai peta persaingan di papan atas klasemen Super League 2026/2027, penggawa Timnas Indonesia ini memilih untuk bersikap dingin dan enggan menghabiskan energi memantau pergerakan klub-klub rival.

Bagi Witan, takdir Persija untuk terus merangkak naik di tangga klasemen sepenuhnya ditentukan oleh kerja keras dan performa tim itu sendiri di atas lapangan hijau.

“Sebagai pemain, daripada memikirkan tim lain, menurut saya kami harus lebih fokus kepada tim sendiri, yaitu Persija Jakarta,” ujarnya.

“Kami harus memikirkan bagaimana caranya memenangkan setiap pertandingan. Pada akhirnya, semua itu bergantung kepada usaha kami sendiri,” tutur Witan menutup sesi konferensi pers.*