ADACIREBON – Perjalanan rombongan Bobotoh menuju Semarang untuk mendukung Persib Bandung dalam laga tandang melawan Java United berakhir tragis.

Sebuah minibus yang membawa suporter Maung Bandung bertabrakan dengan truk di ruas Tol Tegal, Jawa Tengah, Minggu (8/11/2026) pagi. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia bernama Baba Robby, seorang Bobotoh asal Bogor yang akrab disapa Tile. Kabar duka tersebut menyebar di kalangan pendukung Persib dan memicu ungkapan belasungkawa dari sesama suporter.

Berdasarkan informasi yang dibagikan akun X @Naimvcu, kecelakaan terjadi di KM 282 Jalur A Tol Tegal. Minibus yang membawa empat anggota rombongan Bobotoh itu dilaporkan bertabrakan dengan sebuah truk.

Dua penumpang dilaporkan mengalami luka-luka, sedangkan seorang penumpang lainnya yang sempat dalam kondisi kritis akhirnya meninggal dunia.

Kepergian Tile meninggalkan duka bagi keluarga, kerabat, dan komunitas Bobotoh. Melalui media sosial, para suporter mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

Jenazah Tile Diantar Rombongan Bobotoh ke Bogor

Setelah kecelakaan, para korban dievakuasi ke RS Muhammadiyah Tegal untuk mendapatkan penanganan medis. Jenazah Tile juga dibawa ke rumah sakit tersebut sebelum dipulangkan ke kampung halamannya.

Menurut informasi yang dibagikan akun Threads @pemain.keduabelas, jenazah Tile telah diberangkatkan menuju rumah duka di Bogor dengan pengawalan rombongan Bobotoh.

Perjalanan yang semula untuk mendukung Persib berubah menjadi perjalanan mengantar salah satu rekan mereka untuk terakhir kali.

Bobotoh Siapkan Aksi Pita Hitam di Laga Java United vs Persib

Kabar meninggalnya Tile menyelimuti persiapan pertandingan Java United kontra Persib Bandung pada pekan kesembilan Super League 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (8/11/2026).

Sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum, sejumlah akun pendukung Persib mengajak Bobotoh yang hadir di stadion untuk mengenakan pita hitam. Muncul pula ajakan untuk mengheningkan cipta dan tidak menyanyikan yel-yel selama pertandingan.

Ajakan itu menjadi bentuk solidaritas bagi Tile, yang meninggal dalam perjalanan mendukung tim kesayangannya.

Perjalanan Away Day Jadi Pengingat Pentingnya Keselamatan

Away day menjadi bagian dari budaya suporter sepak bola Indonesia. Ribuan pendukung rela menempuh perjalanan jauh untuk menyaksikan langsung klub kebanggaan mereka. Insiden di Tol Tegal ini menjadi pengingat pentingnya mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai kecelakaan masih mengacu pada laporan yang beredar di kalangan suporter. Kepolisian setempat masih menyelidiki kronologi dan penyebab tabrakan di KM 282 Tol Tegal.

Selamat jalan, Tile. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.*