adacirebon.com- Polresta Cirebon melibatkan Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri dan Inafis Polda Jawa Barat untuk mengungkap penyebab kematian K (66), istri seorang dokter di Babakan Gebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon.
K ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya pada Kamis (24/9/2026) sore.
Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya, dr. Edy, yang baru pulang setelah menjalankan praktik seperti biasa.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian peristiwa hingga korban ditemukan meninggal dunia.
Tim Puslabfor Mabes Polri bersama Inafis Polda Jawa Barat kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Minggu (27/9/2026).
Proses pemeriksaan berlangsung sekitar lima jam, mulai pukul 13.00 hingga 18.00 WIB.
Aktivitas tim forensik tersebut menarik perhatian warga sekitar yang menyaksikan proses dari kejauhan.
Polisi Gunakan Scientific Investigation
Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol Irfan Alireja mengatakan pelibatan Puslabfor dan Inafis merupakan bagian dari pendekatan scientific investigation dalam penyelidikan.
Menurutnya, pemeriksaan secara ilmiah diperlukan untuk menganalisis kondisi TKP serta sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi.
“Kita menggunakan pendekatan scientific investigation. Maka dari itu kami mengundang tim dari Inafis Polda Jawa Barat serta Puslabfor Mabes Polri untuk menganalisa atau memeriksa TKP yang ada di sini,” kata Irfan.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut selanjutnya akan dianalisis bersama tim Puslabfor Mabes Polri dan Inafis Polda Jawa Barat.
Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai kondisi TKP dan membantu penyidik menyusun rangkaian peristiwa berdasarkan temuan ilmiah.
Tujuh Saksi Telah Diperiksa
Selain pemeriksaan TKP, penyidik juga masih mendalami keterangan sejumlah saksi.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa tujuh orang saksi untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai peristiwa yang menyebabkan K ditemukan meninggal dunia.
Keterangan para saksi nantinya akan dianalisis bersama hasil pemeriksaan ilmiah di lokasi kejadian.
Irfan menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung serta belum bisa menyampaikan kesimpulan akhir mengenai penyebab kematian korban.
“Sampai dengan saat ini belum ada kendala, kami masih berprogres. Intinya kami melakukan pendekatan ilmiah untuk memecahkan kasus ini,” ujarnya.
Sementara itu, pelibatan Puslabfor Mabes Polri dan Inafis Polda Jawa Barat menjadi bagian dari upaya penyidik mengungkap fakta berdasarkan bukti yang ditemukan di TKP.
Pemeriksaan forensik akan menjadi salah satu bahan dalam proses penyidikan bersama keterangan para saksi dan barang bukti lainnya.
Polresta Cirebon masih terus mengumpulkan informasi untuk memastikan penyebab kematian K.
Polisi juga masih mendalami setiap keterangan yang diperoleh selama proses penyelidikan.
Dengan pendekatan tersebut, penyidik diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai peristiwa di rumah korban sebelum mengambil kesimpulan terkait penyebab kematiannya.













Tulis komentar Anda…Beri Komentar