ADACIREBON – Warga Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, terkejut dengan penemuan seorang pria berusia sekitar 46 tahun berinisial MR yang ditemukan meninggal dalam kondisi membusuk di kamar kosnya, Sabtu (31/10/2026).

Pria tersebut merupakan warga Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Ia diperkirakan telah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan oleh pemilik kos dan warga sekitar.

Penemuan Jasad Bermula dari Bau Menyengat

Peristiwa ini bermula ketika seorang penghuni kos mencium bau busuk yang sangat menyengat di sekitar kamar korban pada pukul 07.30 WIB.

Pemilik kos, Pardi (59), bersama seorang warga bernama Wawan kemudian berinisiatif memeriksa kamar korban. Saat diperiksa, pintu kamar tidak dalam keadaan terkunci.

Begitu masuk, saksi menemukan MR tergeletak kaku dalam posisi telentang dan sudah mulai membusuk.

Menurut keterangan Pardi, korban terakhir terlihat sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan. Dalam pertemuan tersebut, MR sempat meminta pinjaman uang sebesar Rp100.000 untuk membeli obat karena mengalami keluhan sakit kepala yang parah.

Setelah menerima laporan dari ketua RT setempat, Muhammad Ali (49), aparat kepolisian dan pengurus setempat segera bertindak.

Penyebab Kematian Korban Belum Dipastikan

Berdasarkan keterangan awal saksi dan kerabat, korban diketahui memiliki sejumlah masalah kesehatan. Korban pernah mengalami kecelakaan akibat terjatuh dari sepeda motor serta memiliki riwayat diabetes.

Namun, pihak berwenang menyatakan bahwa dugaan yang mengaitkan kematian dengan kondisi kesehatan korban masih berupa asumsi awal.

Penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan sebelum hasil pemeriksaan medis selesai.

Langkah Cepat Polsek Kedawung

Kapolsek Kedawung, Kompol Ahmad Nasori, mengonfirmasi adanya laporan penemuan jasad tersebut.

Tim gabungan dari Polsek Kedawung, Unit Reskrim, Pamapta Polres Cirebon Kota, dan tim Inafis langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

Petugas mengamankan sejumlah barang, termasuk identitas dan barang milik korban, di antaranya satu KTP, satu SIM C, serta sebuah sepeda motor Yamaha Mio.

Pada pukul 10.10 WIB, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSD Gunung Jati untuk pemeriksaan medis lebih lanjut atau autopsi guna memastikan penyebab kematiannya.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian mengajak masyarakat, khususnya pemilik kos dan warga sekitar, untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami mendorong masyarakat agar saling memperhatikan situasi di sekitar dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan hal-hal mencurigakan atau situasi yang butuh penanganan dari kepolisian,” tegas Kompol Ahmad Nasori.***