ADACIREBON – Suasana sore di Desa Luragung Landeuh, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, mendadak berubah mencekam setelah hujan es yang disertai angin kencang menerjang kawasan tersebut pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 15.10 WIB.
Terjangan cuaca ekstrem di wilayah timur Kuningan tersebut mengakibatkan kerusakan di sejumlah titik.
Rumah warga, deretan pertokoan, fasilitas umum, hingga bangunan dengan konstruksi atap ringan dilaporkan mengalami kerusakan. Sejumlah pohon juga tumbang di sepanjang ruas jalan utama.
Dahsyatnya peristiwa tersebut membuat warga setempat panik. Hujan deras yang turun secara tiba-tiba semakin mengkhawatirkan ketika butiran es mulai berjatuhan dan angin bertiup sangat kencang.
Salah seorang warga Desa Luragung Landeuh, Jaka Widara (34 tahun), mengungkapkan bahwa kondisi saat kejadian berlangsung sangat menakutkan.
“Hujan es dan angin sangat kencang. Mengerikan,” ujarnya menceritakan situasi ketika cuaca ekstrem menerjang permukimannya.
Menurut Jaka, kekuatan angin begitu besar hingga menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.
Bangunan yang menggunakan material baja ringan menjadi salah satu bagian yang terdampak cukup parah.
“Semua bangunan yang diterjang seperti yang terbuat dari baja ringan luluh lantak. Atap rumah bergoyang, genting berjatuhan,” ungkapnya.
Deretan Toko dan Rumah Warga di Luragung Mengalami Kerusakan
Dampak terjangan angin kencang paling terlihat di kawasan pertokoan yang berada di sepanjang jalan utama Luragung.
Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan akibat kuatnya embusan angin. Selain itu, pohon-pohon yang tumbang turut mengganggu kondisi di sepanjang ruas jalan tersebut.
Tidak hanya bangunan usaha, rumah warga dan sejumlah fasilitas umum juga ikut terdampak fenomena cuaca ekstrem ini.
Hingga berita ini ditulis, jumlah pasti rumah, toko, dan bangunan lain yang mengalami kerusakan masih dalam proses pendataan oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan.
Angin Puting Beliung Sebelumnya Terjang Kecamatan Maleber
Peristiwa hujan es dan angin kencang di Kecamatan Luragung menambah daftar kejadian cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Kuningan dalam sepekan terakhir.
Sebelumnya, angin puting beliung juga menerjang Kecamatan Maleber pada Kamis sore (29/10/2026).
Peristiwa tersebut turut membuat masyarakat dilanda ketakutan. Meski demikian, dalam kejadian angin puting beliung di Maleber tersebut dilaporkan tidak terdapat korban jiwa, meskipun sekitar ratusan warga merasakan dampaknya.
Rentetan kejadian ini menjadi perhatian karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kuningan.*










Tulis komentar Anda…Beri Komentar