ADACIREBON – Kasus dugaan perampokan yang menimpa Komariyah (45), warga Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga.

Suami korban, H Dudung, menceritakan kronologi momen terakhir bersama sang istri sebelum peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/11/2026).

Ia tak pernah menyangka bahwa pagi itu menjadi kali terakhir dirinya melihat sang istri tersenyum.

Kronologi Momen Terakhir Bersama Sang Istri

Menurut penuturan Dudung, aktivitas pada pagi hari itu berjalan seperti biasa.

Sekitar pukul 05.30 WIB, ia mulai bersiap untuk berangkat mengurus usahanya di Kabupaten Majalengka.

Pada saat yang sama, Komariyah sempat mengutarakan niatnya untuk pergi berbelanja ke Cirebon bersama rekan-rekan kelompok senamnya.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 06.00 WIB, anak mereka pamit untuk berangkat ke sekolah.

Dudung sendiri baru meninggalkan rumah pada pukul 08.00 WIB setelah berpamitan langsung kepada istrinya.

Saat ditinggalkan, Komariyah tengah duduk di teras rumah menunggu jemputan teman-temannya.

“Saya berangkat kerja setelah berpamitan. Istri saya duduk di teras rumah menunggu temannya. Saat saya berangkat, pintu rumah tidak dikunci rapat, hanya diselop saja,” ungkap Dudung.

Keluarga Berharap Polisi Mengusut Tuntas Kasus

Momen berpamitan pada pukul 08.00 WIB tersebut menjadi ingatan terakhir Dudung bersama sang istri sebelum dugaan perampokan terjadi.

Keluarga besar korban menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Mereka berharap jajaran Polres Indramayu dapat segera mengungkap seluruh rangkaian kejadian, motif sebenarnya, serta menindak tegas pihak yang terbukti terlibat.***