adacirebon.com – Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia mengirim tujuh kadet untuk mendampingi siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Cirebon.
Selama kurang lebih dua pekan, para kadet akan terlibat dalam pembinaan karakter yang berfokus pada kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan kepemimpinan.
Satu hal yang menarik perhatian dalam program tersebut adalah kehadiran seorang kadet peserta pertukaran pelajar asal Palestina.
Keterlibatannya bersama enam kadet lainnya menjadi bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat Unhan yang dijadwalkan berlangsung hingga 25 Oktober 2026.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Hafidz Iswahyudi, mengatakan tujuh kadet yang ditugaskan terdiri atas lima laki-laki dan dua perempuan.
Mereka akan mengikuti kegiatan secara langsung bersama siswa Sekolah Rakyat untuk memberikan pendampingan dalam aktivitas sehari-hari.
“Selama kurang lebih dua pekan, para kadet akan mendampingi siswa dengan fokus pada pembentukan karakter. Materi yang diberikan meliputi kedisiplinan, kemandirian, hingga kepemimpinan,” ujar Hafidz, Sabtu (17/10/2026).
Menurut Hafidz, program tersebut dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar siswa melalui interaksi langsung dengan para kadet.
Pendampingan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membantu siswa membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Kadet Unhan Dampingi Pembentukan Karakter Siswa
Pembinaan karakter menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut.
Para kadet akan mendampingi siswa untuk mengenali pentingnya disiplin, menjalankan tanggung jawab, serta mengembangkan kemandirian dalam mengikuti kegiatan pendidikan.
Pendekatan tersebut menempatkan pembentukan karakter sebagai bagian dari pengalaman belajar sehari-hari.
Siswa tidak hanya diharapkan memahami nilai-nilai positif secara teori, tetapi juga menerapkannya melalui kebiasaan, interaksi, dan aktivitas bersama.
Hafidz menjelaskan, pelaksanaan program turut melibatkan dosen dan pembimbing dari Unhan.
Mereka bertugas mendampingi para kadet agar kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Kehadiran pendamping dari perguruan tinggi tersebut juga menjadi bagian penting dalam menjaga pelaksanaan program tetap terarah.
Dengan pendampingan yang sesuai, kegiatan diharapkan mampu memberikan pengalaman positif bagi siswa sekaligus menjadi ruang pengabdian bagi para kadet.
“Melalui pendampingan ini, siswa diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, dan kepemimpinan dalam kegiatan belajar maupun kehidupan sehari-hari,” katanya.
Selain kedisiplinan, kemampuan bekerja sama dan rasa percaya diri juga menjadi aspek yang diharapkan berkembang melalui interaksi antara kadet dan siswa.
Nilai-nilai tersebut dapat mendukung proses pendidikan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Bupati Imron Apresiasi Keterlibatan Unhan
Bupati Cirebon, Imron, menyambut baik keterlibatan Unhan dalam mendukung pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Cirebon.
Menurut Imron, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan akademik.
Pembentukan karakter juga perlu mendapat perhatian agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan mampu bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungannya.
“Melalui program ini, kami berharap anak-anak di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Cirebon dapat memperoleh pendampingan yang optimal,” ungkap Imron.
Ia menilai pengalaman pendidikan yang dimiliki para kadet, terutama dalam hal kedisiplinan dan kepemimpinan, dapat menjadi contoh bagi siswa.
Melalui interaksi selama kegiatan berlangsung, siswa diharapkan memperoleh gambaran mengenai pentingnya konsistensi, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai.
Imron juga memandang keterlibatan perguruan tinggi dalam pembinaan siswa sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Kolaborasi semacam ini membuka kesempatan bagi lembaga pendidikan untuk berkontribusi melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan peserta didik.
“Pembinaan karakter sangat penting bagi anak-anak. Kehadiran para kadet diharapkan dapat memberikan contoh yang baik, menanamkan kedisiplinan, serta memotivasi siswa agar lebih mandiri dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Kadet Asal Palestina Ikut dalam Program Pengabdian
Keterlibatan satu kadet asal Palestina yang mengikuti program pertukaran pelajar turut menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Kehadirannya bersama kadet lainnya memperlihatkan keterlibatan peserta dengan latar belakang berbeda dalam program pendampingan pendidikan.
Meski demikian, fokus utama kegiatan tetap pada pembinaan karakter siswa Sekolah Rakyat.
Para kadet diharapkan dapat memberikan contoh melalui sikap, kebiasaan, dan keterlibatan aktif dalam aktivitas yang telah dirancang selama masa penugasan.
Program yang dijadwalkan berakhir pada 25 Oktober 2026 tersebut akan mendampingi siswa dengan dukungan dosen dan pembimbing Unhan serta koordinasi dengan pihak terkait di Kabupaten Cirebon.
Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap pendampingan tersebut memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Kebiasaan positif yang diperkenalkan selama kegiatan diharapkan tetap diterapkan siswa setelah masa penugasan berakhir, sehingga pembinaan karakter tidak berhenti ketika program selesai.
Melalui kolaborasi antara Unhan dan Pemerintah Kabupaten Cirebon, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pengembangan sikap, kemandirian, dan tanggung jawab generasi muda.













Tulis komentar Anda…Beri Komentar