Wakil Bupati Cirebon Tekankan Kolaborasi Media dan Pemerintah
Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman atau Jigus turut mengapresiasi pelaksanaan Konferda PWI Kabupaten Cirebon.
Ia menilai media memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurut Jigus, pembangunan Kabupaten Cirebon membutuhkan keterlibatan berbagai unsur.
Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mendorong kemajuan daerah, sehingga kolaborasi antara pemerintah, media, dunia usaha dan masyarakat menjadi bagian penting dari proses pembangunan.
“Pembangunan Kabupaten Cirebon ini tentunya bisa lebih baik dan maju ketika ada kolaborasi pentahelik,” kata Jigus.
Ia berharap hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers terus berkembang secara konstruktif.
Media dapat menjalankan fungsi kontrol sekaligus menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara akurat dan proporsional.
“Kita bareng-bareng membangun Cirebon agar Kabupaten Cirebon ini ke depan bisa lebih baik dan tentunya lebih maju lagi,” ujarnya.
Kolaborasi tersebut tetap membutuhkan batas yang jelas.
Kemitraan antara pers dan berbagai pihak tidak boleh menghilangkan independensi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Mamat Rahmat Siapkan Program Jurnalistik Digital
Mamat Rahmat membawa visi menjadikan PWI Kabupaten Cirebon sebagai organisasi profesi yang profesional, sejahtera, berdaya dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Untuk mewujudkan visi tersebut, kepengurusan periode 2026-2029 menyiapkan sejumlah agenda peningkatan kompetensi anggota.
Pendidikan dan pelatihan wartawan menjadi salah satu program yang akan diperkuat, termasuk sertifikasi dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Pengurus baru juga akan mendorong peningkatan kemampuan jurnalistik digital.
Materinya mencakup multimedia, produksi video, pengolahan data, Search Engine Optimization (SEO), media sosial hingga pemanfaatan AI secara etis dalam kerja jurnalistik.
Penguasaan teknologi menjadi penting karena pola konsumsi informasi masyarakat terus berubah.
Wartawan tidak lagi hanya dituntut mampu menulis berita untuk media konvensional, tetapi juga memahami karakteristik berbagai platform digital.
Meski demikian, pemanfaatan AI tidak boleh menggantikan tanggung jawab profesional wartawan.
Teknologi dapat membantu proses kerja, tetapi verifikasi fakta, penentuan sudut pandang, konfirmasi narasumber dan keputusan editorial tetap membutuhkan kompetensi manusia.













Tulis komentar Anda…Beri Komentar